6 Insentif Fiskal Prabowo Bisa Dongkrak Ekonomi RI? Ini Kata Ekonom!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 May 2025 Waktu baca 5 menit

Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta yang dihadiri jajaran, Rabu (22/1/2025). (Liputan6.com/Lizsa Egeham)

Pemerintah Indonesia Meluncurkan Enam Paket Stimulus Ekonomi untuk Mendorong Konsumsi Domestik

Pemerintah Indonesia akan meluncurkan enam paket stimulus ekonomi pada 5 Juni 2025, bertujuan untuk meningkatkan konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi yang melambat. Stimulus ini mencakup diskon tarif listrik, bantuan sosial, subsidi upah, serta potongan harga untuk transportasi dan tol. Langkah ini diambil setelah pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025 hanya mencapai 4,87% year-on-year, terendah sejak kuartal III-2021.

 

Rincian Enam Paket Stimulus:

  1. Diskon Transportasi: Pemerintah memberikan diskon untuk moda transportasi laut, kereta api, dan pesawat selama liburan sekolah pada Juni dan Juli 2025.

  2. Diskon Tarif Tol: Potongan tarif tol diberikan kepada sekitar 110 juta pengendara selama periode liburan panjang akhir Mei dan awal Juni 2025.

  3. Diskon Tarif Listrik: Diskon 50% untuk tarif listrik diberikan kepada 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA selama Juni dan Juli 2025.

  4. Tambahan Alokasi Bantuan Sosial: Tambahan bantuan sosial berupa kartu sembako dan bantuan pangan disalurkan kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

  5. Bantuan Subsidi Upah (BSU): Bantuan sebesar Rp150.000 per bulan diberikan kepada 17 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta, termasuk 3,4 juta guru honorer, yang disalurkan sekaligus pada Juni 2025.ANTARA News+1ANTARA News+1

  6. Perpanjangan Diskon Iuran JKK: Diskon 50% untuk iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) diperpanjang bagi buruh di sektor padat karya mulai Agustus 2025 hingga Januari 2026.

 

Dampak terhadap Ekonomi:

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, memperkirakan stimulus ini dapat menambah 0,1-0,2% terhadap PDB, membantu menjaga daya beli dan mengurangi perlambatan pertumbuhan pada kuartal II-2025. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kecepatan realisasi anggaran dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

 

Ekonom Bank Danamon, Hosianna Situmorang, menyatakan bahwa insentif ini dapat menjadi katalis positif untuk konsumsi rumah tangga, terutama menjelang Idul Adha dan penyaluran gaji ke-13 PNS. Namun, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diperkirakan masih moderat di kisaran 4,8% karena efek basis tinggi dari tahun sebelumnya dan minimnya tekanan seperti El Niño.

 

Ekonom Bank BCA, Barra Kukuh Mamia, menambahkan bahwa paket insentif ini dapat memberikan dampak sekitar 0,05-0,1% terhadap ekonomi, namun perlu melihat kondisi likuiditas di masyarakat apakah sudah mendukung atau belum.

 

Ekonom IPOT Sekuritas, Luthfi Ridho, menyambut positif kehadiran insentif ini, terutama diskon tarif listrik, namun menilai bahwa paket-paket tersebut masih sulit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5% pada kuartal II-2025. Ia menekankan perlunya peningkatan investasi dan penyelesaian masalah biaya ekonomi tinggi agar investasi dapat tumbuh.

 

Ekonom Senior INDEF, Tauhid Ahmad, juga menilai kebijakan pemerintah ini akan memberikan dampak positif meskipun pertumbuhan di atas 5% masih sulit dicapai.

 

Guru Besar FEB UI, Telisa Aulia Falianty, menyatakan bahwa insentif diperlukan di tengah harga komoditas yang cenderung menurun, dan efisiensi anggaran serta dorongan pada program prioritas pemerintah, khususnya di sektor riil, perlu dikaji.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.