Saham News
Breaking News: Harga Minyak Dunia Melonjak, IHSG Terkoreksi Lebih dari 1%
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 11 March 2026 Waktu baca 5 menit
Sejumlah media Barat melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei, yang baru saja diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, diketahui memiliki sejumlah properti bernilai sangat besar di London. Salah satunya bahkan berupa apartemen mewah yang berlokasi tidak jauh dari Kedutaan Besar Israel.
Media Telegraph mengungkapkan bahwa Mojtaba memiliki dua unit apartemen mewah yang berada di kawasan eksklusif Kensington, London Barat. Properti tersebut diperkirakan memiliki nilai lebih dari 50 juta pound sterling atau sekitar Rp1,15 triliun, serta terletak sangat dekat dengan Istana Kensington yang merupakan kediaman resmi Pangeran dan Putri Wales.
Selain itu, laporan tersebut juga menyebut adanya jaringan properti lain yang dikaitkan dengan Khamenei di wilayah Hampstead, London Utara. Di kawasan yang dikenal dengan julukan "Billionaire’s Row" tersebut terdapat sekitar 11 rumah mewah yang diduga terhubung dengannya melalui perantara bisnis dan perusahaan cangkang.
Secara keseluruhan, total nilai portofolio properti yang terkait dengan jaringan tersebut diperkirakan mencapai 200 juta pound sterling atau sekitar Rp4,58 triliun. Banyak dari properti tersebut dilaporkan jarang dihuni, bahkan beberapa di antaranya berada dalam kondisi tidak terawat.
Sejumlah pakar keamanan juga menyoroti lokasi dua apartemen di Kensington yang berada sangat dekat dengan Kedutaan Besar Israel. Kedekatan lokasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko keamanan karena memungkinkan adanya pemantauan terhadap aktivitas di sekitar misi diplomatik tersebut.
“Dua apartemen yang memiliki garis pandang langsung tersebut bukan sekadar bagian dari portofolio properti, tetapi juga berpotensi menjadi sarana pengawasan permanen,” ujar pakar kontra-terorisme Roger Macmillan, seperti dikutip media Inggris pada Rabu (11/3/2026).
Properti-properti tersebut diketahui dibeli melalui jaringan perusahaan cangkang yang terdaftar di Isle of Man dan dikelola melalui seorang perantara bernama Ali Ansari. Ansari sendiri telah dikenai sanksi oleh otoritas Barat karena diduga memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), meskipun ia membantah tuduhan tersebut.
Pemerintah Inggris juga dilaporkan telah membekukan sejumlah aset properti yang berkaitan dengan jaringan tersebut. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya untuk menindak dugaan aliran dana yang terkait dengan aktivitas yang melanggar sanksi internasional.
Sebelumnya, Mojtaba Khamenei secara resmi menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran setelah keputusan yang diambil oleh Majelis Pakar negara tersebut. Ia menjadi pemimpin ketiga Iran sejak Revolusi Islam tahun 1979 dan mengambil alih kepemimpinan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.