Strategi Bitcoin Raksasa Luncurkan STRC! Saham Baru untuk Akuisisi Bitcoin Besar-Besaran

Crypto News - Diposting pada 26 July 2025 Waktu baca 5 menit

Strategy Luncurkan Saham Preferen STRC: Jalur Baru Konversi Fiat ke Bitcoin

Strategy, perusahaan publik yang kini memegang posisi sebagai korporasi dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia, mengumumkan penerbitan instrumen keuangan baru: saham preferen STRC (Stretch). Inisiatif ini dipimpin oleh CEO Michael Saylor dan dirancang sebagai sarana efisien untuk mengonversi dana fiat menjadi Bitcoin, menegaskan strategi progresif perusahaan dalam pengelolaan treasury kripto.

 

STRC: Saham Preferen Bernuansa “Stablecoin dengan Yield”

Dalam prospektus yang dirilis, Strategy akan menerbitkan 5 juta lembar STRC, masing-masing bernilai nominal US$100, melalui penawaran umum terbatas untuk investor terpilih. Hasil penerbitan akan dialokasikan untuk kebutuhan korporasi, termasuk pembelian Bitcoin dan modal kerja.

Keunggulan STRC terletak pada dividen kumulatif dengan bunga variabel, dimulai dari 9% per tahun, dibayarkan setiap bulan. Skema ini dimaksudkan menjaga harga saham mendekati par value US$100, menjadikannya mirip instrumen “stablecoin sintetis berbasis yield”. Analis menilai model ini dapat menarik investor institusi yang mencari imbal hasil tetap, sekaligus eksposur ke Bitcoin.

 

Langkah Strategis Setelah STRD

Peluncuran STRC melanjutkan strategi equity-raise perusahaan. Sebelumnya, pada awal Juli, Strategy telah mengumumkan penerbitan saham preferen seri STRD senilai US$4,2 miliar melalui mekanisme at-the-market (ATM). Berbeda dengan STRD, STRC menawarkan fitur variabel bulanan untuk menjaga stabilitas harga di pasar sekunder.

 

Pembelian Bitcoin Terbaru Perkuat Posisi

Penerbitan STRC diumumkan bersamaan dengan pembelian 6.220 BTC oleh Strategy dalam sepekan terakhir senilai US$740 juta (rata-rata US$118.940 per BTC). Kepemilikan total kini mencapai 607.770 BTC, dengan estimasi nilai mendekati US$72 miliar. Sepanjang kuartal II 2025, perusahaan menambah aset kripto senilai US$21 miliar, menghasilkan return tahunan 104%, melampaui kinerja Bitcoin (59%) dan indeks S&P 500 (14%).

 

Struktur Modal & Risiko Laten

Dengan nilai target US$500 juta, STRC menambah lapisan baru pada struktur modal Strategy, yang terdiri dari common equity US$120 miliar, kepemilikan Bitcoin US$71 miliar, serta beberapa seri saham preferen. Namun, analis mengingatkan risiko likuiditas akibat utang konversi senilai US$8 miliar yang berpotensi jatuh tempo jika tidak berhasil dikonversi. Ketergantungan pada apresiasi harga saham menjadi kunci mitigasi risiko.

 

Prospek Imbal Hasil dan Tantangan

Menurut Barron’s, STRC akan dijual dengan diskon US$90–95, sehingga imbal hasil awal dapat mencapai 9,5–10%. Sponsor besar seperti Morgan Stanley, Barclays, dan Fidelity menunjukkan optimisme terhadap daya tarik produk ini. Namun, kritik muncul terkait keberlanjutan strategi pembayaran dividen tinggi, yang berpotensi menekan arus kas perusahaan jika volatilitas pasar meningkat.

 

Fitur Redeem dan Implikasi Jangka Panjang

STRC dapat ditebus oleh perusahaan dengan harga US$101 plus dividen terutang bila memenuhi kondisi tertentu, termasuk “clean-up redemption” (jika saham outstanding <25%) dan “fundamental change repurchase”. Mekanisme ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan, tetapi juga menandai kontrol yang ketat terhadap investor.

Peluncuran STRC dianggap sebagai upaya Strategy membangun permanent capital, mengurangi ketergantungan pada utang konversi, dan memperkuat posisi sebagai pionir dalam integrasi instrumen keuangan tradisional dengan Bitcoin.


Peluncuran STRC mencerminkan inovasi di pasar keuangan: kombinasi saham preferen, target yield, dan eksposur Bitcoin. Namun, kompleksitas struktur modal dan kewajiban dividen menimbulkan risiko jika pasar kripto menghadapi tekanan besar. Dengan kepemilikan lebih dari 600.000 BTC, langkah ini bisa menjadi babak baru dalam manajemen treasury korporasi—atau eksperimen ambisius yang diuji oleh dinamika pasar global.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.