Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 11 February 2025 Waktu baca 5 menit
Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin (BTC) telah menjadi perhatian banyak orang sebagai alat investasi yang menjanjikan keuntungan besar. Bahkan, beberapa keluarga di Amerika Serikat dikabarkan telah menginvestasikan sebagian tabungan pendidikan anak-anak mereka dalam bentuk Bitcoin (BTC). Mereka percaya bahwa BTC memiliki potensi untuk mengungguli saham tradisional dan memberikan hasil yang lebih besar dibandingkan produk investasi konvensional.
Salah satu alasan utama yang membuat orang tua beralih ke Bitcoin adalah rendahnya imbal hasil yang diperoleh dari rencana tabungan pendidikan 529, sebuah akun pendidikan dengan keuntungan pajak di AS. Laporan Bloomberg mencatat bahwa meskipun rencana ini memberikan potongan pajak yang signifikan, pengembalian yang diterima relatif kecil, mendorong orang tua untuk mencari alternatif yang lebih menguntungkan. Bitcoin, yang mengalami kenaikan lebih dari 500% antara November 2022 dan Januari 2025, menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari keuntungan besar dalam jangka panjang.
Orang tua yang beralih ke Bitcoin percaya bahwa mata uang kripto ini dapat menjadi alat diversifikasi yang berguna. Meskipun volatilitas Bitcoin tinggi, yang menjadikannya berisiko, mereka melihat potensi imbal hasil yang luar biasa. Travis Headley, seorang ayah yang mengonversi gajinya menjadi Bitcoin, menjelaskan alasannya mengalihkan tabungan pendidikan anak-anaknya ke dalam kripto. "Saya berpikir, jika saya melakukannya untuk tabungan pribadi, mengapa tidak untuk anak-anak saya? Mereka punya lebih banyak waktu untuk menabung, jadi jika ini gagal, mereka memiliki waktu untuk pulih," ujar Headley.
Pandangan ini menunjukkan bahwa orang tua melihat Bitcoin sebagai investasi jangka panjang yang dapat memberi mereka dan anak-anak mereka kesempatan untuk memulihkan kerugian yang mungkin terjadi. Di sisi lain, Alex Crognale, seorang pemain sepak bola profesional, juga mempertimbangkan berinvestasi dalam Bitcoin setelah merasa tidak puas dengan hasil dari akun 529 tradisional. Crognale berpendapat bahwa untuk memberi anaknya potensi keuntungan maksimal di masa depan, bergantung pada tabungan pendidikan konvensional tidak akan cukup. "Menurut saya, mengikuti arus dengan rencana 529 tidak akan menempatkan anak saya pada posisi yang menguntungkan di masa depan," kata Crognale.
Sumber: Bloomberg dan Liputan6.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.