Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 22 February 2025 Waktu baca 5 menit
CEO Bybit, Ben Zhou, kembali menegaskan sikapnya terhadap Pi Network, dengan menyebut proyek tersebut sebagai scam dan memastikan bahwa Bybit tidak akan pernah melakukan listing untuk token PI.
Dalam unggahan di platform X, Kamis (20/2/2025), Zhou menyoroti peringatan dari otoritas kepolisian Tiongkok pada 2023, yang mengkategorikan Pi Network sebagai skema penipuan. Ia juga merujuk pada peringatan dari Pemerintah Hengyang pada 2021, yang menyebut bahwa proyek tersebut menargetkan kelompok lanjut usia dalam operasinya.
Lebih lanjut, laporan tersebut menyatakan bahwa pemerintah Tiongkok telah memperingatkan dugaan rencana Pi Network untuk menyalahgunakan data pribadi publik guna mengumpulkan dana pensiun.
Selain mempertegas sikapnya, Zhou kembali menegaskan bahwa Bybit tidak akan mendukung token yang dicap sebagai penipuan dan memastikan bahwa pihaknya tidak pernah mengajukan permohonan untuk listing PI.
Zhou sebelumnya juga telah membantah rumor terkait kemungkinan Bybit mendaftarkan token PI, dengan menegaskan bahwa platformnya tidak ingin mendukung aset yang dianggap sebagai penipuan.
1. Here is a official police warning of $Pi from Chinese police back in 2023 warning to the public that it’s a scam targeted towards elderly folks https://t.co/LaGJqXSOXR which leaks their personal data and loss of their pension. There are multiple other reports out there… https://t.co/gkEu2wZwfo
— Ben Zhou (@benbybit) February 20, 2025
“Saat saya masih trading forex, saya sering bertemu dengan orang-orang paruh baya yang meminta uang mereka kembali setelah tertipu. Saya tidak ingin mengalami hal yang sama di dunia kripto, jadi saya akan menjaga jarak. Terima kasih,” tulisnya.
Pi Network adalah proyek berbasis blockchain yang dikembangkan untuk menyederhanakan proses mining melalui perangkat seluler. Tidak seperti Bitcoin, yang membutuhkan sistem komputasi berkekuatan tinggi, Pi Coin dapat ditambang hanya dengan aplikasi di ponsel tanpa menguras daya baterai secara signifikan.
Proyek ini dikembangkan oleh lulusan Stanford, Nicolas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan, serta secara resmi meluncurkan mainnet-nya pada 20 Februari 2025 setelah bertahun-tahun dalam tahap pengembangan.
Beberapa exchange besar seperti Bitget, OKX, MEXC, dan HTX dengan cepat mendukung token native Pi Network, Pi Coin. Sementara itu, Binance mengumumkan pemungutan suara komunitas untuk menentukan apakah token tersebut layak masuk ke platformnya.
ä»Šå¤©ä¸€å †äººé—®æˆ‘è¦ä¸è¦ä¸Špi,我说别他妈逗逼了,我以å‰åšå¤–汇æˆå¤©è¢«å¤§å¦ˆå¤§çˆ·æ‹‰æ¨ªå¹…还我血汗钱,åšå¸åœˆå°±æ˜¯çœŸçš„䏿ƒ³æ•´è¿™å‡ºäº†ã€‚。。敬而远之。。谢谢。 https://t.co/mdCApmciE4
— Ben Zhou (@benbybit) February 12, 2025
Hingga artikel ini ditulis, data CoinGecko menunjukkan bahwa harga PI berada di sekitar US$0,6, mengalami penurunan lebih dari 60% sejak pertama kali diluncurkan, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan di level US$2.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: coinvestasi.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.