Bybit Kena Hack! Rp23,8 Triliun ETH Raib, Investor Panik!

Crypto News - Diposting pada 22 February 2025 Waktu baca 5 menit

Foto: Tangkapan Layar / Bybit

Bybit Alami Peretasan, Dana Senilai Rp23,8 Triliun Mengalir ke Wallet Tidak Dikenal

Salah satu bursa kripto terbesar di dunia, Bybit, dilaporkan mengalami peretasan setelah terdeteksi adanya aliran keluar Ether (ETH) dalam jumlah besar yang mencurigakan.

 

Insiden ini pertama kali diungkap oleh analis on-chain ZachXBT, yang menemukan transaksi mencurigakan dari wallet milik Bybit dengan total nilai mencapai US$1,46 miliar atau sekitar Rp23,8 triliun pada Jumat (21/2/2025) malam.

 

ZachXBT juga membagikan address blockchain yang terkait dengan transaksi tersebut, yang memicu spekulasi adanya pelanggaran keamanan atau peretasan. Berdasarkan analisis lebih lanjut, dana yang keluar melibatkan mETH dan stETH, yang kemudian dikonversi kembali ke ETH melalui decentralized exchange (DEX).

 

“Sumber saya mengonfirmasi bahwa ini adalah insiden keamanan,” ungkap ZachXBT dalam kanal Telegram-nya.

 

Sementara itu, data dari Arkham Intelligence menunjukkan bahwa peretas telah memindahkan sekitar 400.000 ETH senilai US$1 miliar ke berbagai address wallet baru.

 

Bybit Konfirmasi Peretasan, Cold Wallet ETH Berhasil Diambil Alih

CEO Bybit, Ben Zhou, akhirnya mengonfirmasi kejadian ini melalui postingan di platform X. Ia mengungkap bahwa peretas berhasil mengambil alih cold wallet ETH milik Bybit dan mentransfer seluruh dana yang tersimpan ke address yang tidak dikenal.

 

Dalam penjelasannya, Zhou mengungkap bahwa multisig wallet ETH milik Bybit baru saja melakukan transfer ke warm wallet satu jam sebelum serangan terjadi. Namun, transaksi tersebut tampaknya telah dimanipulasi dengan sangat cerdik.

 

"Semua penandatangan melihat antarmuka pengguna yang tampak normal dan menampilkan alamat serta URL yang benar dari Safe," jelas Zhou. "Namun, pesan penandatanganan yang sebenarnya justru mengubah logika smart contract pada cold wallet ETH kami, memungkinkan peretas untuk mengambil alih kendali dan mentransfer seluruh ETH ke wallet tidak dikenal."

 

Bybit Pastikan Aset Pengguna Tetap Aman

Meskipun terjadi peretasan besar, Zhou memastikan bahwa hot wallet, warm wallet, serta cold wallet Bybit lainnya tetap aman.

 

“Satu-satunya wallet yang diretas adalah cold wallet ETH. Semua penarikan tetap berjalan normal,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bybit tetap dalam kondisi keuangan yang sehat dan seluruh aset pengguna tetap aman.

“Bybit tetap solvent, bahkan jika dana yang dicuri tidak dapat dipulihkan. Semua aset klien tetap didukung 1:1. Kami dapat menutup kerugian ini,” pungkas Zhou.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: coinvestasi.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.