Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 24 April 2025 Waktu baca 5 menit
Bitcoin Lampaui Google dan Perak, Kini Masuk Daftar Lima Aset Terbesar Dunia
Jakarta – Bitcoin mencatatkan tonggak sejarah baru dalam dunia keuangan global. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini kini menempati peringkat kelima sebagai aset paling bernilai di dunia, melampaui Google dan komoditas logam mulia seperti perak.
Data dari CompaniesMarketCap menunjukkan kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai US$1,87 triliun, mengungguli Google yang bernilai US$1,85 triliun dan perak sebesar US$1,84 triliun.
Ini merupakan pertama kalinya Bitcoin menembus lima besar aset dunia sepanjang sejarahnya. Sebelumnya, Bitcoin hanya berada di posisi delapan, bersaing ketat dengan perak pada Maret dan November 2024.
Kenaikan ini dipicu oleh reli harga yang kuat. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin melonjak 6% ke level US$94.300 – tertinggi sejak awal Maret 2025. Lonjakan ini ditopang oleh minat institusional yang meningkat, arus dana yang konsisten ke produk ETF Bitcoin spot, dan membaiknya prospek ekonomi global.
Faktor pemicu utama datang dari pernyataan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam forum tertutup bersama JPMorgan, seperti dikutip CNBC. Bessent menyatakan bahwa ketegangan tarif dengan Tiongkok sudah tidak dapat dipertahankan, bahkan menyamakannya dengan “embargo dagang.” Ia memberi sinyal bahwa proses de-eskalasi segera dimulai, walau kesepakatan akhir masih memerlukan waktu.
Di tengah ketidakpastian global, analis menilai Bitcoin kembali dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik. Pelemahan dolar AS, kekhawatiran atas inflasi yang berkepanjangan, serta ekspektasi pelonggaran suku bunga dari The Fed menjadi faktor pendukung reli ini.
Sentimen pasar semakin diperkuat oleh Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan penurunan tajam tarif impor Tiongkok dan memastikan Jerome Powell tetap menjabat sebagai Ketua The Fed, yang turut meredakan kecemasan investor.
Sementara itu, produk ETF spot Bitcoin di AS mencatatkan rekor arus masuk baru. Pada 22 April 2025, tercatat 11 ETF mencetak arus masuk bersih kumulatif senilai US$936 juta atau sekitar Rp15,7 triliun – tertinggi sejak 17 Januari 2025.
Sumber: coinvestasi.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.