Saham GoTo Gojek Tokopedia Mentok di Gocap, MSCI Soroti Masalah Likuiditas

Saham News - Diposting pada 29 May 2026 Waktu baca 5 menit

Foto: Ilustrasi GoTo. (Dok. gotocompany.com)

Penyedia indeks saham global MSCI menaruh perhatian terhadap likuiditas saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO). Dalam pengumuman resminya, MSCI memutuskan tetap mempertahankan GOTO dalam indeks standar global, namun seluruh perubahan terkait saham tersebut dibekukan karena harga saham GOTO diperdagangkan pada batas minimum Rp50 per saham.

 

Keputusan tersebut tercantum dalam pengumuman MSCI Global Standard Indexes Announcement yang diterbitkan pada 26 Mei 2026 pukul 20.19 GMT.

 

“Sehubungan dengan potensi kendala replikasi indeks akibat likuiditas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk yang sangat rendah karena saham diperdagangkan pada harga minimum Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026,” demikian isi pengumuman tersebut yang dikutip pada Jumat (29/5/2026).

 

MSCI menyatakan bahwa saham GOTO tetap dipertahankan dalam kategori Mid Cap pada MSCI Global Standard Indexes yang efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.

 

Menurut penilaian MSCI, level harga minimum transaksi Rp50 per saham sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026 berpotensi menghambat investor institusi dan manajer investasi global dalam mereplikasi indeks secara optimal.

 

Karena itu, MSCI memutuskan membekukan seluruh perubahan terkait jumlah saham beredar (Number of Shares/NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), faktor pembatas, hingga proses penambahan maupun penghapusan saham GOTO dalam indeks MSCI sebagai bagian dari Peninjauan Indeks Mei 2026.

 

Kebijakan tersebut berlaku baik untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks non-market capitalization weighted lainnya seperti indeks faktor, keberlanjutan dan iklim, tematik, serta indeks terbatas MSCI.

 

Meski demikian, MSCI tetap memberikan pengecualian tertentu. Jika pembekuan faktor pembatas pada saham GOTO menyebabkan pelanggaran aturan konsentrasi pada indeks seperti MSCI 10/40, MSCI 25/50, atau MSCI 35/65, maka penyesuaian faktor pembatas tetap akan dilakukan guna menjaga kepatuhan terhadap metodologi indeks.

 

MSCI juga menyatakan akan kembali mengevaluasi kondisi likuiditas saham GOTO dalam peninjauan indeks Agustus 2026 sesuai metodologi MSCI Global Investable Market Indexes. Apabila pada saat evaluasi tersebut saham GOTO masih belum memenuhi ketentuan likuiditas yang berlaku, maka perusahaan berpotensi dikeluarkan dari indeks MSCI.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.