Saham News
Saham GoTo Gojek Tokopedia Mentok di Gocap, MSCI Soroti Masalah Likuiditas
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 May 2026 Waktu baca 5 menit
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas di tengah berlangsungnya negosiasi intensif untuk mencapai kesepakatan damai antara kedua negara.
Penulis buku investasi, Desmond Wira, menyampaikan bahwa situasi tersebut memicu koreksi tajam di bursa saham Asia, dengan indeks KOSPI Korea Selatan turun sekitar 3,4% dan Hang Seng Hong Kong melemah sekitar 2,3%.
“Pasar saham Asia mengalami tekanan seiring kembali meningkatnya ketegangan perang AS dan Iran. Penurunan terdalam terjadi pada KOSPI yang melemah 3,4%, sementara Hang Seng turun 2,3%. IHSG sementara masih aman karena sedang libur. Tinggal menunggu bagaimana pergerakannya pada Jumat nanti,” tulis Desmond melalui akun X pribadinya, Kamis (28/5).
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum terkena dampak langsung karena pasar domestik sedang libur cuti bersama Idul Adha 1447 H.
Sebelumnya, Komando Sentral Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi telah melancarkan serangan defensif terbatas terhadap unit pesawat nirawak milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada dekat Selat Hormuz.
Serangan tersebut dilakukan karena lokasi itu dianggap menimbulkan ancaman langsung terhadap pasukan AS dan keamanan jalur pelayaran di kawasan penting distribusi minyak dunia. Pasukan AS dilaporkan berhasil menembak jatuh empat drone serbu milik Iran serta menghancurkan satu pusat kendali darat sebelum drone kelima sempat diterbangkan.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke arah Kuwait dengan sasaran aset militer Amerika Serikat. Sirene peringatan dan sistem pertahanan udara pun diaktifkan guna mencegat proyektil yang masuk.
Sumber: wartaekonomi.co.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.