FTSE Russell Coret Lagi Saham RI! GOTO, CNMA hingga Deretan Emiten Ini Kena Imbas

Saham News - Diposting pada 02 June 2026 Waktu baca 5 menit

Lembaga penyusun indeks global FTSE Russell mengeluarkan empat emiten dari indeksnya, dengan perubahan tersebut mulai berlaku pada akhir Juni 2026.

 

Keempat perusahaan yang dimaksud adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Delta Makmur Tbk melalui anak usahanya BUMA International Group (DOID), serta PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA).

 

Dalam pengumuman yang diterbitkan pada 1 Juni 2026, FTSE Russell menjelaskan bahwa penghapusan keempat emiten tersebut dilakukan sebagai konsekuensi dari perubahan papan pencatatan saham mereka di Bursa Efek Indonesia.

 

“Emiten-emiten tersebut dikeluarkan dari indeks karena saat ini tercatat pada Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia. Segmen pasar ini dikategorikan sebagai segmen yang tidak memenuhi persyaratan untuk dimasukkan ke dalam perhitungan indeks GEIS,” tulis FTSE Russell dalam dokumen FTSE Global Equity Index Series (GEIS) June 2026 Quarterly Changes – Amendment v4, sebagaimana dikutip pada Selasa (2/6/2026).

 

Lebih lanjut, GOTO dan NCKL dihapus dari FTSE Global Equity Index Series Mid Cap Index. Sementara itu, BUMA dan CNMA dikeluarkan dari FTSE Global Equity Index Series Micro Cap Index.

 

Perubahan dalam tinjauan kuartalan tersebut dijadwalkan efektif mulai Senin, 22 Juni 2026. Dengan demikian, proses penyesuaian portofolio oleh para manajer investasi diperkirakan berlangsung pada 19 Juni 2026.

 

FTSE Russell juga menyampaikan bahwa hasil tinjauan indeks tersebut masih dapat mengalami revisi hingga penutupan perdagangan pada Jumat, 5 Juni 2026, dan perubahan yang disetujui akan berlaku efektif pada 8 Juni 2026.

 

“Setiap perubahan tambahan selanjutnya pada umumnya hanya akan dipertimbangkan dalam kondisi luar biasa sesuai kebijakan dan pedoman perhitungan ulang FTSE Russell,” jelas FTSE.

 

Sebelumnya, FTSE Russell juga telah menghapus empat emiten lain dari indeks global tersebut. Pengumuman tersebut disampaikan pada akhir bulan lalu, tepatnya pada 23 Mei 2026.

 

Dalam dokumen yang diterbitkan saat itu, emiten Grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), secara resmi dikeluarkan dari konstituen FTSE Global Equity Index Series (GEIS) untuk kategori large cap.

 

DSSA masuk ke dalam daftar eksklusi pada tinjauan tersebut karena dinilai gagal memenuhi kriteria terkait tingginya konsentrasi kepemilikan saham (failed high shareholding concentration).

 

Langkah penyesuaian FTSE tersebut juga disertai penerapan mekanisme teknis yang ekstrem, yakni penghapusan konstituen dengan menggunakan harga nol (price of zero).

 

Selain DSSA, FTSE turut mengeluarkan tiga saham dari kategori Micro Cap. Ketiga saham tersebut adalah PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) yang dikeluarkan karena tidak memenuhi persyaratan minimum free float (Failed Minimum Free Float Requirement), PT Hillcon Tbk (HILL) yang dihapus akibat gagal lolos penyaringan saham dalam pengawasan (Failed Surveillance Stocks Screen), serta PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) yang juga dikeluarkan dengan alasan yang sama, yaitu gagal memenuhi kriteria Surveillance Stocks Screen.

 

Pada perdagangan Jumat (29/5), saham GOTO masih bertahan di level Rp50 per saham. Sementara itu, saham DOID ditutup melemah 1,89 persen atau turun 4 poin ke posisi Rp208, saham CNMA berakhir menguat 4,12 persen atau naik 4 poin menjadi Rp101, dan saham NCKL ditutup naik 5,33 persen atau bertambah 45 poin ke level Rp890.

Sumber: emitennews.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.