Edukasi
Fear & Greed Index Global Tertekan Geopolitik: Sinyal Ketakutan atau Peluang di Pasar?
/index.php
Saham News - Diposting pada 19 July 2025 Waktu baca 5 menit
Selama sembilan hari berturut-turut perdagangan penuh, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan penguatan dan bertahan di zona hijau. Pada penutupan perdagangan Kamis (17 Juli 2025), IHSG tercatat naik 1,32% ke level 7.287,34.
Total nilai transaksi mencapai Rp 14,3 triliun, melibatkan 24,37 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,61 juta kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 355 saham mengalami kenaikan harga, 234 saham mengalami penurunan, dan 217 saham tidak mengalami perubahan harga.
Dari sisi investor asing, tercatat terjadi pembelian bersih (net buy) senilai Rp 636,31 miliar di seluruh segmen pasar. Rinciannya, sebesar Rp 546,10 miliar berasal dari pasar reguler dan sisanya Rp 90,21 miliar dari pasar negosiasi dan pasar tunai.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi yang paling banyak dibeli oleh investor asing dengan nilai net buy mencapai Rp 183,03 miliar. Hal ini terjadi setelah sebelumnya saham BMRI mengalami tren penurunan sepanjang bulan berjalan. Sejak awal bulan, saham BMRI telah melemah sebesar 3,89%. Namun, dengan kembalinya minat beli asing, saham ini mengalami kenaikan 0,64%.
Selain BMRI, investor asing juga aktif membeli saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dengan nilai net buy sebesar Rp 139,89 miliar, serta saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sebesar Rp 136,59 miliar.
Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net buy tertinggi oleh investor asing pada hari Kamis, sebagaimana dikutip dari Stockbit:
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp 183,03 miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) – Rp 139,89 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp 136,59 miliar
PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) – Rp 101,47 miliar
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp 94,94 miliar
PT Astra International Tbk. (ASII) – Rp 57,33 miliar
PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) – Rp 50,37 miliar
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) – Rp 40,60 miliar
PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp 37,12 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp 28,91 miliar
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.