Saham News
Rekomendasi Saham Hari Ini: ADMR, ITMG dan Deretan Saham Pilihan Berpotensi Cuan
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 08 June 2026 Waktu baca 5 menit
Krisis kelangkaan memori yang telah melanda dunia selama beberapa bulan terakhir masih berlanjut tanpa tanda-tanda mereda. Untuk menghadapi kondisi tersebut, dua perusahaan semikonduktor terkemuka, Nvidia dan SK Hynix, tengah menyiapkan langkah strategis guna mengatasi permasalahan tersebut.
Perusahaan chip asal Amerika Serikat dan Korea Selatan tersebut dilaporkan akan menjalin kolaborasi sebagai upaya menghadapi krisis yang sedang berlangsung. Kedua perusahaan dijadwalkan mengumumkan kerja sama tersebut pada hari ini.
Juru bicara SK Hynix mengonfirmasi kabar tersebut dan menyampaikan bahwa Chairman SK Hynix, Chey Tae-won, bersama CEO Nvidia, Jensen Huang, akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana kerja sama yang akan dijalankan.
Secara terpisah, Huang juga membenarkan adanya rencana pengumuman bersama dengan SK Hynix. Namun demikian, ia belum mengungkapkan rincian lebih lanjut terkait isi pengumuman tersebut.
“Kami terlibat dalam berbagai sektor industri, mulai dari superkomputer berbasis AI, CPU, komputer pribadi generasi baru, hingga robotika. Karena itu kami berada di sini untuk menyusun berbagai rencana, dan kemungkinan akan ada sejumlah pengumuman yang disampaikan besok,” ujar Huang, seperti dikutip Reuters pada Senin (8/6/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Huang juga menanggapi persoalan kekurangan memori yang tengah terjadi secara global. Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda bahwa krisis tersebut akan segera berakhir.
Ia menjelaskan bahwa masalah tersebut telah memengaruhi seluruh rantai pasok industri semikonduktor dan berpotensi berlanjut dalam beberapa tahun mendatang.
“Seluruh rantai pasokan industri, mulai dari wafer, proses pengemasan, hingga fotonik silikon, sedang menghadapi keterbatasan pasokan akibat tingginya permintaan. Situasi ini kemungkinan masih akan berlangsung selama beberapa tahun ke depan,” ungkapnya.
Dalam kunjungannya ke Korea Selatan, Huang diketahui telah bertemu dengan Chey Tae-won serta sejumlah petinggi SK Hynix lainnya, termasuk CEO Kwak Noh-jung. Pertemuan tersebut berlangsung di restoran Kkanbu Chicken yang berlokasi di Seoul, di mana mereka menikmati ayam goreng dan bir yang dikenal luas di Korea Selatan dengan sebutan “chimaek”.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.